{"id":149,"date":"2026-02-24T11:26:03","date_gmt":"2026-02-24T04:26:03","guid":{"rendered":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/?p=149"},"modified":"2026-04-14T14:59:33","modified_gmt":"2026-04-14T07:59:33","slug":"menjaga-kedaulatan-data-iso-27001","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/article\/menjaga-kedaulatan-data-iso-27001\/","title":{"rendered":"Menjaga Kedaulatan Data: ISO 27001","gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"text"}]},"content":{"rendered":"\n<p><strong>ARCS, JAKARTA<\/strong> &#8211; Di era transformasi digital yang kian masif, keamanan informasi telah bergeser dari sekadar isu teknis departemen IT menjadi pilar utama tata kelola organisasi. Sertifikasi ISO\/IEC 27001 kini muncul sebagai standar internasional terdepan untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang membantu organisasi melindungi aset berharga, mulai dari data pelanggan hingga kekayaan intelektual.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Urgensi di Tengah Ancaman Siber<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>ISO\/IEC 27001:2022, versi terbaru dari standar ini, menekankan pada pendekatan berbasis risiko untuk memastikan tiga elemen vital data: kerahasiaan (<em>confidentiality<\/em>), integritas (<em>integrity<\/em>), dan ketersediaan (<em>availability<\/em>). Di Indonesia, urgensi ini diperkuat dengan hadirnya UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang memberikan sanksi denda hingga 2% dari pendapatan tahunan jika terjadi kebocoran data.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengapa Perusahaan Harus Bersertifikasi ISO 27001?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Alasan utamanya bukan hanya soal teknis (seperti memasang <em>firewall<\/em>), melainkan soal <strong>tata kelola<\/strong>. ISO 27001 menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk memastikan sekurang-kurangnya kerahasiaan (<em>confidentiality<\/em>), integritas (<em>integrity<\/em>), dan ketersediaan (<em>availability<\/em>) data terlindungi dengan efektif. Implikasi penerapannya dapat membantu perusahaan untuk senantiasa:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Melindungi Data Sensitif:<\/strong> Menghindari kebocoran data pelanggan, rahasia dagang, dan informasi finansial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menjaga Kepatuhan Hukum (Compliance):<\/strong> Banyak negara (termasuk Indonesia dengan UU PDP) mewajibkan perlindungan data yang ketat. ISO 27001 membantu memenuhi standar regulasi tersebut secara sistematis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan Ketahanan Terhadap Serangan Siber:<\/strong> Perusahaan yang tersertifikasi memiliki prosedur respons insiden yang jelas, sehingga jika terjadi serangan, mereka tahu cara memitigasinya dengan cepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membangun Budaya Keamanan:<\/strong> Keamanan informasi menjadi tanggung jawab setiap karyawan, bukan hanya departemen IT.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Komponen Utama dan Manfaat ISO 27001<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tujuan utama:<\/strong>&nbsp;Menyediakan kerangka kerja untuk mengelola risiko keamanan secara proaktif, sistematis, dan hemat biaya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendekatan:<\/strong>&nbsp;Menggabungkan orang, proses, dan teknologi untuk mengelola keamanan informasi<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persyaratan Utama:<\/strong>\u00a0Mencakup persyaratan utama Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang selaras dengan Demming&#8217;s cycle (PDCA).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Annex A Controls:<\/strong>&nbsp;ISO 27001:2022 mencakup berbagai kontrol keamanan, termasuk kontrol fisik, teknologi, dan prosedur, yang disesuaikan untuk mengatasi ancaman modern.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keuntungan:<\/strong>\u00a0Meningkatkan kepercayaan klien\/mitra bisnis, mematuhi persyaratan hukum (seperti GDPR), meningkatkan ketahanan terhadap serangan siber, dan memastikan kontinuitas bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sertifikasi:<\/strong>&nbsp;Organisasi dapat diaudit oleh badan sertifikasi independen untuk membuktikan kepatuhan terhadap standar ini.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan Sertifikasi ISO 27001<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mendapatkan sertifikasi ini memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kepercayaan Stakeholder:<\/strong> Klien dan mitra bisnis akan merasa jauh lebih aman bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki sertifikasi internasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keunggulan dalam Tender:<\/strong> Seringkali, ISO 27001 menjadi syarat mutlak untuk memenangkan proyek besar, terutama dari pemerintah atau sektor perbankan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Efisiensi Biaya Jangka Panjang:<\/strong> Mencegah kebocoran data jauh lebih murah daripada membayar denda hukum, biaya pemulihan sistem, atau kerugian akibat rusaknya reputasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Struktur Organisasi yang Jelas:<\/strong> Memperjelas siapa yang bertanggung jawab atas aset informasi tertentu, sehingga tidak ada &#8220;abu-abu&#8221; dalam operasional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan dan Tantangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun bermanfaat, proses ini tidak luput dari hambatan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Kekurangan\/Tantangan<\/strong><\/td><td><strong>Penjelasan<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Biaya Tinggi<\/strong><\/td><td>Meliputi biaya konsultan, audit sertifikasi, upgrade infrastruktur, hingga pelatihan karyawan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Proses yang Rumit<\/strong><\/td><td>Memerlukan dokumentasi yang sangat detail dan perubahan prosedur kerja yang mungkin terasa kaku bagi karyawan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Bukan Jaminan Kebal 100%<\/strong><\/td><td>Sertifikasi menunjukkan adanya <em>sistem<\/em>, namun ancaman siber selalu berevolusi. Perusahaan tidak boleh lengah setelah mendapat sertifikat.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Pemeliharaan Berkala<\/strong><\/td><td>ISO 27001 menuntut perbaikan berkelanjutan. Ada audit surveilans tahunan yang membutuhkan tenaga dan waktu ekstra.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Apakah Layak?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika perusahaan Anda mengelola data orang lain (SaaS, perbankan, e-commerce, atau instansi kesehatan), jawabannya adalah <strong>sangat layak<\/strong>. Risiko kehilangan kepercayaan publik akibat satu kali kebocoran data jauh lebih mahal daripada biaya sertifikasi itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam industri yang sangat bergantung pada kepercayaan publik dan pengolahan data masif, ISO 27001 bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan infrastruktur. Setiap sektor memiliki titik tekan risiko yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Sektor Perbankan &amp; Keuangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perbankan adalah target utama serangan siber karena nilai likuiditas datanya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Keamanan Transaksi:<\/strong> Menjamin bahwa setiap instruksi pembayaran tidak dimanipulasi oleh pihak ketiga (menjaga <em>Integrity<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepatuhan Regulasi Ketat:<\/strong> Membantu bank memenuhi standar regulator (seperti aturan OJK di Indonesia) terkait penyelenggaraan sistem elektronik dan manajemen risiko.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mitigasi Risiko Penipuan (Fraud):<\/strong> Dengan kontrol akses yang ketat, ISO 27001 meminimalisir peluang &#8220;orang dalam&#8221; melakukan akses ilegal ke rekening nasabah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kelangsungan Bisnis (BCP):<\/strong> Memastikan layanan perbankan digital tetap aktif 24\/7 meskipun terjadi gangguan teknis atau bencana.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>2. Sektor E-Commerce<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi e-commerce, data adalah aset sekaligus liabilitas terbesar.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perlindungan Data Pribadi Nasabah:<\/strong> Melindungi alamat, nomor telepon, dan riwayat transaksi dari kebocoran yang bisa merusak reputasi platform selamanya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keamanan Pembayaran:<\/strong> Meskipun sudah ada PCI-DSS, ISO 27001 memperkuat tata kelola organisasi di sekitar sistem pembayaran tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menekan Angka &#8220;Account Takeover&#8221;:<\/strong> Memastikan prosedur otentikasi pengguna aman sehingga akun pembeli tidak mudah dibajak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepercayaan di Pasar Global:<\/strong> Memudahkan e-commerce untuk ekspansi ke luar negeri karena standar keamanannya sudah diakui secara internasional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>3. Sektor Kesehatan (Healthtech &amp; RS)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Data medis bersifat sangat sensitif dan permanen (tidak bisa diubah seperti kata sandi).<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kerahasiaan Rekam Medis:<\/strong> Memastikan hanya tenaga medis berwenang yang bisa melihat riwayat penyakit pasien.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Integritas Data Diagnosa:<\/strong> Mencegah perubahan data hasil laboratorium yang bisa berakibat fatal pada metode pengobatan pasien.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepatuhan Hukum:<\/strong> Menyelaraskan operasional dengan undang-undang perlindungan data pasien yang biasanya memiliki sanksi pidana berat jika terjadi kebocoran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>4. Sektor Pemerintahan &amp; Publik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kedaulatan Data Nasional:<\/strong> Melindungi data kependudukan dan rahasia negara dari spionase siber.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepercayaan Rakyat:<\/strong> Meningkatkan citra pemerintah dalam mengelola layanan publik digital (E-Government) agar masyarakat tidak ragu menggunakan aplikasi layanan negara.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Ringkasan Manfaat Berdasarkan Sektor<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Sektor<\/strong><\/td><td><strong>Fokus Utama Manfaat<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Perbankan<\/strong><\/td><td>Keamanan dana, kepatuhan OJK, dan pencegahan <em>fraud<\/em>.<\/td><\/tr><tr><td><strong>E-Commerce<\/strong><\/td><td>Kepercayaan konsumen dan perlindungan data privasi.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kesehatan<\/strong><\/td><td>Kerahasiaan rekam medis dan keselamatan pasien.<\/td><\/tr><tr><td><strong>IT Services<\/strong><\/td><td>Jaminan kualitas keamanan kepada klien\/pihak ketiga.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Catatan Penting:<\/strong> Bagi perusahaan teknologi (SaaS\/Cloud), memiliki ISO 27001 seringkali menjadi &#8220;tiket masuk&#8221; agar produk mereka mau dilirik oleh klien korporasi besar atau perbankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, penggunaan ISO 27001 di instansi pemerintah bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan strategis yang didorong oleh regulasi negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah penjelasan mengapa ISO 27001 krusial bagi instansi pemerintah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Mandat Regulasi di Indonesia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah Indonesia melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Kominfo mendorong instansi pusat maupun daerah untuk menerapkan standar ini.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peraturan BSSN Nomor 4 Tahun 2021:<\/strong> Mewajibkan penyelenggara sistem elektronik lingkup publik (instansi pemerintah) untuk menerapkan standar keamanan informasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik):<\/strong> Dalam evaluasi kematangan SPBE, keamanan informasi yang berbasis standar internasional seperti ISO 27001 menjadi salah satu indikator penilaian utama.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>2. Melindungi Data Kependudukan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Instansi pemerintah mengelola data yang jauh lebih masif dan sensitif dibandingkan sektor swasta, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Data Kependudukan (NIK, alamat, biometrik).<\/li>\n\n\n\n<li>Data Pajak dan Keuangan Negara.<\/li>\n\n\n\n<li>Data Kesehatan Nasional (BPJS).<\/li>\n\n\n\n<li>Data Rahasia Negara dan Pertahanan. ISO 27001 memastikan data ini tidak bocor ke pihak asing atau disalahgunakan oleh oknum internal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>3. Menghadapi Ancaman Peretasan &amp; Ransomware<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Instansi pemerintah sering menjadi target utama serangan siber (seperti serangan <em>ransomware<\/em> pada Pusat Data Nasional beberapa waktu lalu). ISO 27001 membantu pemerintah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memiliki prosedur <em>Backup <\/em>yang teruji.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki <em>Disaster Recovery Plan (DRP)<\/em> agar layanan publik tidak lumpuh total saat terjadi serangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendeteksi celah keamanan secara dini melalui audit rutin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>4. Meningkatkan Kepercayaan Publik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat seringkali skeptis terhadap keamanan data di aplikasi pemerintah. Dengan sertifikasi ISO 27001, instansi pemerintah memberikan pesan kuat bahwa mereka memiliki akuntabilitas dan standar kerja profesional dalam menjaga privasi rakyatnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perbedaan Penerapan: Pemerintah vs Swasta<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Aspek<\/strong><\/td><td><strong>Instansi Pemerintah<\/strong><\/td><td><strong>Perusahaan Swasta<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Tujuan Utama<\/strong><\/td><td>Kedaulatan data &amp; pelayanan publik.<\/td><td>Profit &amp; perlindungan aset bisnis.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Landasan Hukum<\/strong><\/td><td>Peraturan Pemerintah\/BSSN.<\/td><td>UU PDP &amp; Perjanjian Kontrak.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Cakupan<\/strong><\/td><td>Seluruh ekosistem layanan digital negara.<\/td><td>Terbatas pada operasional bisnis.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tantangan bagi Instansi Pemerintah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Menerapkan ISO 27001 di birokrasi memiliki tantangan tersendiri, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Budaya Kerja:<\/strong> Mengubah pola pikir staf agar tidak lagi menggunakan <em>password<\/em> yang lemah atau sembarangan menancapkan USB.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Anggaran:<\/strong> Proses sertifikasi dan pemeliharaan infrastruktur harus masuk ke dalam perencanaan anggaran tahunan (APBN\/APBD).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Integrasi Data:<\/strong> Banyaknya aplikasi &#8220;warisan&#8221; (legacy) yang belum standar keamanannya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan:<\/strong> ISO 27001 adalah &#8220;pelindung&#8221; bagi kedaulatan digital instansi pemerintah. Tanpa standar ini, transformasi digital menuju <em>E-Government<\/em> akan sangat rapuh terhadap gangguan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengapa Sekarang Dianggap &#8220;Mutlak&#8221;?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika kita melihat tren ke depan, ISO 27001 menjadi mutlak karena tiga tekanan utama:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tekanan Hukum (UU PDP):<\/strong> Di Indonesia, UU Perlindungan Data Pribadi memberikan sanksi denda yang sangat besar (hingga 2% dari pendapatan tahunan) jika terjadi kebocoran data. ISO 27001 adalah cara terbaik bagi perusahaan untuk membuktikan di pengadilan bahwa mereka &#8220;sudah berusaha maksimal&#8221; melindungi data tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tekanan Pasar:<\/strong> Saat ini, pembeli atau mitra bisnis jauh lebih cerdas. Mereka akan bertanya, <em>&#8220;Bagaimana saya tahu data saya aman di tangan Anda?&#8221;<\/em> Sertifikat ISO adalah jawaban paling singkat dan kredibel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tekanan Kejahatan Siber:<\/strong> Serangan <em>ransomware<\/em> tidak pilih-pilih. Memiliki ISO 27001 berarti Anda punya &#8220;ban serep&#8221; (prosedur recovery) yang jelas saat serangan terjadi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan Akhir<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Secara administratif, Anda mungkin bisa beroperasi tanpa ISO 27001 (kecuali di sektor keuangan). Namun, secara keberlanjutan bisnis, perusahaan Anda akan dianggap &#8220;berisiko tinggi&#8221; oleh mitra dan nasabah. Jadi, mengadopsi standar ini adalah investasi untuk memastikan bisnis Anda tidak gulung tikar hanya karena satu serangan siber.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>APb<\/strong>\/ <em>diolah dari berbagai sumber<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"excerpt":{"rendered":"<p>ARCS, JAKARTA &#8211; Di era transformasi digital yang kian masif, keamanan informasi telah bergeser dari sekadar isu teknis departemen IT menjadi pilar utama tata kelola organisasi. Sertifikasi ISO\/IEC 27001 kini muncul sebagai standar internasional terdepan untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang membantu organisasi melindungi aset berharga, mulai dari data pelanggan hingga kekayaan intelektual. Urgensi&#8230;<\/p>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"author":5,"featured_media":151,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"episode_type":"","audio_file":"","cover_image":"","cover_image_id":"","duration":"","filesize":"","filesize_raw":"","date_recorded":"","explicit":"","block":"","itunes_episode_number":"","itunes_title":"","itunes_season_number":"","itunes_episode_type":"","_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[9,13,16,11,12],"class_list":["post-149","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-arcs","tag-international-organization-for-standardization","tag-iso-27001","tag-news","tag-sertifikasi-iso"],"gt_translate_keys":[{"key":"link","format":"url"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=149"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149\/revisions\/158"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arcs.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}